Bandar Lampung, 16 Mei 2023
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Seminar Nasional DPD Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) Lampung, yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Horison pada Selasa (16/5/2023). Dengan tema seminar nasional “Sinergitas Stakeholder Dalam Pembangunan Infrastruktur Transportasi Untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045,” acara ini menyoroti peran penting transportasi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas pada tahun 2045.
Pemerintah terus melakukan upaya penguatan aksesibilitas di daerah-daerah terpencil, terdepan, terluar, dan perbatasan melalui program-program seperti tol laut dan pembangunan bandara perintis, dengan tujuan memastikan pertumbuhan ekonomi merata di seluruh wilayah Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menegaskan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, termasuk di Provinsi Lampung. Meskipun kondisi kemantapan jalan Provinsi Lampung saat ini mencapai 75%, namun masih terdapat tantangan terkait infrastruktur di beberapa daerah, seperti Waykanan (37%), Tulang Bawang Barat (40%), dan Lampung Utara (33%).
Lampung, yang merupakan sentra produksi nasional di sektor pertanian dan perkebunan, memainkan peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Namun, keterbatasan anggaran di daerah menjadi kendala dalam penanganan infrastruktur.
Dalam rangka mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Pusat mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) 3/2023 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah. Salah satu isi Inpres tersebut adalah penggunaan APBN untuk pembangunan jalan daerah yang terhubung dan terintegrasi dengan kawasan/sentra ekonomi.
Sekdaprov juga menyampaikan harapan Gubernur agar kegiatan tersebut dapat menghasilkan rumusan konstruktif untuk memberikan masukan agar Lampung dapat menjadi lebih baik di masa depan.
Rakerda dan Seminar Nasional Perkindo Lampung diharapkan dapat menjadi forum yang produktif dalam membangun sinergi antara pemerintah, konsultan, dan stakeholders lainnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif di Provinsi Lampung.













